Senin, Juli 11

Jadilah Eksklusif, karena kita Beda!


Kamu Penggemar Buku Lang Leav dan Amari Soul? Cek buku terbarunya (Popular Book) "Memories" by Lang Leav, Love and Misadventure by Lang Leav (English Version), Reflections Of A Man by Mr. Amari Soul
loading...
Looking for happiness
Artikel Penting | Catatan Pengalaman | Tulisan Bebas - Tidak selamanya kehidupan kita selalu senang dan bahagia. Terkadang suatu saat kita merasakan gelapnya lembah di hidup kita. Serasa tidak ada artinya dan putus asa. Hmm, coba kita pikir lagi. Setiap orang di bumi ini memiliki standar yang sama. Mau tau standar apa itu? standar itu adalah waktu. Kita diberikan waktu yang sama yaitu 30 detik dalam satu menit, 60 menit dalam satu jam, 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu, 12 bulan dalam setahun dan 22 tahun dalam umur saya yang sekarang ^_^. Ada satu kata-kata yang paling aku suka dan mengena dalam hati sampai saat ini. Kata-kata itu diambil dari Film terkenal judulnya "Benjamin Button". Film Benjamin Button ini sendiri berkisah tentang seseorang yg mengalami kelainan fisik, yaitu lahir dengan fisik orang tua namun setelah beranjak dewasa tubuhnya menjadi seperti anak-anak dan pada akhirnya mati dalam kondisi bayi. Kata-katanya gini:  

Life isn't measured in minutes but in moments

 (Kehidupan tidak diukur dari lamanya waktu dalam hidup, 
tetapi diukur dari momen-momen berharga yang telah kamu lewati.)

Dari kata-kata di atas kita bisa mendapatkan makna yang dalam sekali. Pernyataan itu menjawab pertanyaan kenapa ada orang tampaknya tidak pernah sedih walau sedang menjalani beban terberat di hidupnya. Di sisi lain, ada orang yang tampaknya selalu murung dan bagai terkena kutuk dalam kelimpahannya yang luar biasa. Once again, bukan banyaknya waktu yang kita perlukan, tapi bagaimana dalam waktu dengan standar yang sama tiap-tiap orang tersebut, kita bisa mengisinya dengan maksimal dan penuh sukacita yang meluap-luap. Tanpa beban. Mungkin dalam kehidupan sehari-hari, kita akan menemukan banyak orang dengan tipe dan karakternya yang berbeda-beda, atau mungkin kejadian aneh-aneh dari masing-masing pribadi manusia. Ada orang yang saat ini sedang tersambar petir di belahan bumi lain, ada orang yang dilahirkan dengan takdir hidup dipinggir danau sebagai nelayan, sebagian orang menjadi artis, ada orang yang diberi anugerah telinga untuk mendengarkan musik, ada orang yang berprofesi penjahit, ada orang yang tergila-gila dengan Shakespeare, sebagian wanita menjadi seorang ibu bagi anaknya, beberapa orang bersyukur bisa menjadi penari,  dan seseorang lain sangat sibuk dengan penelitiannya. Kita tidak tahu apa yang akan terjadi esok, dan apa yang akan kita hadapi kelak. Tetapi ada pesan yang sangat penting untuk kita renungkan. Kata ini menjadi penutup tulisan saya yang singkat ini.


"For what it’s worth, it’s never too late, or in my case too early, to be whoever you want to be. There’s no time limit... start whenever you want... you can change or stay the same. There are no rules to this thing. We can make the best or the worst of it. I hope you make the best of it. I hope you see things that stop you. I hope you feel things that you never felt before. I hope you meet people with a different point of view. I hope you live a life that you’re proud of and if you find that you’re not, I hope you have the strength to start all over again."
~ Benjamin Button

(Untuk sesuatu yang berharga dalam hidup ini, tidak ada kata terlambat atau terlalu cepat untuk mewujudkannya, siapapun kamu dan akan jadi apa kamu kelak. Tidak ada batas waktu..kamu bisa memulai kapan saja kamu mau.. Kamu bisa menjadi orang yang berbeda atau tetap sama. dari sebelumnya Tidak ada aturan untuk hal yang satu ini. Kamu dapat menjadikan hidup ini terbaik atau malah menjadi buruk bahkan yang terburuk dari diri kita. Namun, yang saya harapkan kamu bisa menjadi kannya yang terbaik. Saya berharap kamu bisa jeli melihat hal-hal apa yang dapat menghalangi kamu untuk berhenti bermimpi tentang hal-hal berharga dalam hidup. Saya berharap kamu dapat merasakan sesuatu yang baru yang belum pernah kamu rasakan sebelumnya. Saya berharap kamu bisa bertemu dengan seseorang yang memiliki pandangan berbeda dengan kamu. Terakhir, Saya harap kamu menghidupi kehidupan kamu dengan kebanggaan penuh akan diri kamu. Dan bila kamu belum merasa menjadi maksimal dalam melakukan sesuatu, saya harap kamu memiliki kekuatan untuk memulainya dari awal sampai kamu benar-benar menjadi HIDUP.)

Jangan buat diri kita terdiam dan tidak tahu harus berbuat apa. Banyak hal besar yang menanti untuk kita lakukan. Saat ini, detik ini, banyak orang yang iri dan cemburu terhadap kamu dan saya karena kita begitu sempurna memiliki panca indra yang lengkap dan berfungsi..Bisa tertawa dan berkecukupan. Bisa melihat hal-hal indah disekitar kita. Bisa mencium pasangan kita dengan penuh kasih. Dan yang paling menyakitkan, masih bisa bernafas tanpa harus memakai tabung oksigen. Hidup dengan penuh semangat dan ungkapan syukur. Hidup yang seyogyanya hidup. Menjadi maksimal dan eksklusif bukanlah suatu kata-kata yang tinggi dan arogan. Tapi, menjadi eksklusif yang berarti memiliki hidup yang bermakna di setiap detik waktu yang kita lalui.

“You can be as mad as a mad dog at the way things went, you can curse the fates, but when it comes to the end, you have to let go.” 

Keyword: Artikel Penting | Catatan Pengalaman | Tulisan Bebas -

Judul Artikel: Jadilah Eksklusif, karena kita Beda!
Link URL : http://debrianruhut.blogspot.com/2011/07/jadilah-eksklusif-karena-kita-beda.html
Jangan lupa untuk membagikan artikel Jadilah Eksklusif, karena kita Beda! ini jika bermanfaat bagi sobat.

Debrian Ruhut says: Indonesian blogger, ten-fingers typist, pepsi hater, mommy cuisine lover, dog lover, and thank GOD a cum-lauder too :P ▬ You may share the article but don't forget to write the source link. No plagiarism please.
Next Prev Home
Pengunjung yang baik selalu memberikan Komentar. No Sara. No Spamming. Bersama, kita bangun blogger Indonesia lebih cerdas dan kreatif. Terima Kasih :)

0 komentar:

Poskan Komentar

PageRank

Free PageRank Checker
 

Debrian Ruhut Blog. © May 2009 - 2016 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner | Terms Of Service | Privacy Policy | Powered By Blogger |